Izin Penyelenggaraan PSKG FK UNMUL

izin-unmul

[INFO KEDOKTERAN GIGI]

SAMARINDA-

Bertempat di halaman Kampus PSKG FK Unmul, sebagai bentuk rasa syukur terbitnya izin yang telah lama dinanti tersebut, Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si didampingi para wakil rektor, dekan, jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim, serta para Ikatan Keluarga Orang Tua Mahasiswa (IKOMA) berkumpul bersama dalam acara tasyakuran, Rabu, (28/12).

Diketahui, PSKG FK Unmul menerima mahasiswa baru pada tahun 2013 lalu, namun dalam kurun waktu tiga tahun terakhir tidak dapat kembali menerima mahasiswa karena diberlakukannya aturan moratorium izin pembukaan lembaga pendidikan tenaga kesehatan yang dikeluarkan Kemenristek Dikti.

Sebelumnya, kunjungan tim visitasi dari Kemenristek Dikti sudah kali ketiga dilakukan ke FK Unmul terkait pemberian izin Prodi. Adapun moratorium penerbitan izin Prodi Kedokteran Gigi untuk seluruh Indonesia telah berakhir mulai bulan Juni lalu.

Sementara itu, saat diberikan kesempatan menyampaikan sambutan, perwakilan orang tua mahasiswa mengapresiasi kinerja pimpinan universitas yang telah memperjuangkan agar keluarnya izin dan FK Unmul dapat kembali menyelenggarakan PSKG.

“Kami sebagai orang tua memang selama ini merasa resah, karena adanya moratorium izin tersebut dari Kementerian, jadi mohon dimaklumi. Harapan kami ke depan dengan adanya izin ini sebagai modal perkembangan PSKG agar nantinya bisa dibentuk Fakultas. Kami para orang tua dan masyarakat Kaltim sangat mengharapkan hal tersebut,” urainya.

Keinginan para orang tua mahasiswa, senada dengan kehendak rektor yang bercita-cita akan membentuk Fakultas Kedokteran Gigi di Kampus terbesar dan tertua di Kaltim ini. Karena menurut Rektor, kebutuhan dokter gigi di Kaltim sangat tinggi.

“Perjuangan yang sudah cukup menyita banyak waktu panjang. Sekarang yang harus kita lakukan adalah melengkapi segala kelengkapan dan persyaratan, terkhusus bagi mahasiswa yang sudah ada sekarang di program ini agar segera menyelesaikan studinya. Tahun depan, Unmul akan kembali menerima mahasiswa baru pada program ini untuk angkatan kedua, karena seperti kita ketahui bersama bahwa dokter gigi sangat dibutuhkan di tengah masyarakat kita,” serunya.

Para pimpinan universitas, terang rektor, juga telah melakukan banyak hal, diantaranya kerjasama dengan beberapa pihak untuk menunjang perkembangan PSKG dalam penyediaan infrastruktur di FK Unmul.

“Kami para pimpinan juga selalu meningkatkan kerjasama dengan para mitra untuk melengkapi infrastruktur di fakultas ini. Perjuangan kita memang panjang, namun hasilnya sudah dapat kita nikmati hari ini. Meski begitu tidak hanya sampai disitu saja, tetapi kita juga pada waktunya nanti bisa menghasilkan para alumni terbaik dari PSKG FK Unmul yang suskes di tengah masyarakat,” tambahnya. (hms)

(SUMBER : http://www.korankaltim.com/pskg-fk-unmul-siap-terima-mahasiswa-baru/)

Best Regards,
*PSMKGI 16-18*
~PROTAGONIS~
✅Profesional
💪Proaktif Bergerak
✊Sinergis Berkarya
🇮🇩 untuk Indonesia Tercinta.

🌎www.psmkgi.org
🔎@adminpsmkgi
✉️sekjen@psmkgi.org

Best Regards,
*PSMKGI 16-18*
~PROTAGONIS~
✅Profesional
💪Proaktif Bergerak
✊Sinergis Berkarya
🇮🇩 untuk Indonesia Tercinta.

🌎www.psmkgi.org
🔎@adminpsmkgi
✉️sekjen@psmkgi.org

Kerja Sosial FKG UI 2016 “Bersatu Mengabdi, Sehatkan Negeri”

1468998230041

     Kerja Sosial (Kersos) FKG UI adalah kegiatan bakti sosial terbesar yang diadakan oleh mahasiswa FKG UI setiap dua tahun sekali dan merupakan program kerja departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKG UI. KERSOS FKG UI telah berlangsung kurang lebih sejak 20 tahun yang lalu, diantaranya yaitu Padang, Pontianak, Lombok, Banjarmasin, Maluku Utara, Sulawesi Tengah dan acara ditahun 2014 dilaksanakan di Lombok dan Sumbawa, NTB. Pada tahun ini, acara Kersos FKG UI akan dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung yaitu tanggal 24-30Juli 2016. Kersos FKG UI 2016 kali ini membawa slogan “Bersatu Mengabdi,Sehatkan Negeri.”

     Kegiatan yang akan dilaksanakan pada kegiatan Kersos antara lain; pengobatan gigi dan mulut dengan target 1000 orang, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak dengan target 800 peserta dan penyuluhan dewasa dengan target 400 peserta, dan sirkumsisi dengan target 100 peserta. Kersos pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kami juga bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Bangka dan Belitung untuk melaksanakan seminar kedokteran gigi yang ditujukan untuk para dokter gigi yang ada di Bangka dan Belitung.

     Kegiatan akan dipusatkan pada empat wilayah, yaitu:

  • Desa Sarangmandi, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah
  • Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
  • Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung
  • Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur

     Kegiatan Kersos bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut masyarakat setempat. Selain itu Kersos juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara sivitas akademika dan mahasiswa FKG UI, yaitu tidak hanya melibatkan tidak hanya mahasiswa klinik dan preklinik, tetapi juga para dosen. Bagi yang ingin membantu acara Kersos FKG UI, dapat menghubungi narahubung yang tertera dibawah ini.

Check This Video : https://youtu.be/uadOuBDf_1M

Contact Person: Reina (0812-9677- 8194)

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2016: Bersiaplah untuk Kemasan Polos

wntd2016

31 Mei 2016

     Setiap tahun pada tanggal 31 Mei, WHO menekankan resiko kesehatan yang berhubungan dengan konsumsi rokok dan mengajukan kebijakan yang efektif untuk mengurangi konsumsi tembakau.

     Untuk HTTS/WNTD 2016 ini, WHO dan FCTC (Framework Convention on Tobacco Control)  menghimbau negara-negara untuk bersiap untuk kemasan polos (terstandard) untuk produk rokok.

     Kemasan polos merupakan cara mengurangi permintaan yang cukup penting yang mengurangi penampilan produk rokok, membatasi pemanfaatan kemasan rokok seperti bentuk iklan dan promosi rokok, membatasi kemasan label yang menyesatkan, dan meningkatkan keefektifan peringatan kesehatan.

     Kemasan polos dari produk rokok mengacu pada tindakan membatasi atau melarang penggunaan logo, warna, gambar merk atau informasi promosi pada kemasan selain nama merek dan produk dalam warna dan jenis bentuk tulisan yang telah ditentukan.

     Kemasan polos digalakan bersamaan dengan cara lainnya sebagai bagian dari pendekatan multisektoral komprehensif untuk kontrol tembakau. Pembuat kebijakan, publik dan masyarakat luas dapat mengambil tindakan untuk memastikan bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk menganut kemasan polos ini.

Fakta tentang kemasan polos

Kemasan polos dalam perkembangannya di seluruh dunia:

  • Pada Desember 2012, Australia menjadi negara pertama yang sepenuhnya melaksanakan kemasan polos
  • Pada 2015, Irlandia, Inggris, dan Prancis telah menetapkan hukum untuk implementasi kemasan polos yang akan dimulai sejak Mei 2016
  • Sejumlah negara sedang dalam tahap lebih lanjut untuk pertimbangan adopsi kebijakan hukum kemasan polos

wntd20161

Tujuan Kampanye WNTD 2016

Hari Tanpa Tembakau Sedunia / World No Tobacco Day 2016 bertujuan untuk:

  • Menyoroti peran dari kemasan polos sebagai bagian dari pendekatan multisektoral komprehensif untuk kontrol tembakau
  • Memfasilitasi perkembangan kebijakan oleh pemerintah dan globalisasi kemasan polos dengan memberikan informasi yang persuasif
  • Mendorong pemerintah untuk mengetatkan kemasan dan label serta membatasi iklan, promosi, dan sponsorship
  • Mendukung pemerintah dan masyarakat untuk melawan industri rokok

Tembakau / Rokok

Fakta Kunci

  • Tembakau membunuh lebih dari setengah penggunanya
  • Tembakau membunuh sekitar 6 juta orang setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta dari kematian tersebut merupakan akibat langsung dari konsumsi tembakau dan lebih dari 600.000 merupakan perokok pasif yang terpapar asap rokok.
  • Hampir 80% dari 1 miliar perokok hidup di negara dengan pendapatan rendah dan menengah.

Mengakibatkan kematian, penyakit, dan kemiskinan

     Epidemik tembakau merupakan satu dari ancaman terbesar untuk kesehatan dunia yang telah dihadapi, membunuh sekitar 6 juta orang setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta kematian tersebut merupakan akibat langsung dari konsumsi rokok dimana lebih dari 600.000 merupakan perokok pasif yang terpapar asap rokok.

     Hampir 80% dari 1 miliar lebih perokok di seluruh dunia hidup di negara dengan pendapatan rendah hingga menengah, dimana banyak ditemukan kematian dan penyakit yang berhubungan dengan rokok.

   Perokok yang meninggal lebih awal mengurangi pendapatan keluarga mereka dan meningkatkan biaya pemeliharan kesehatan dan menghambat perkembangan ekonomi.

     Di beberapa negara, anak-anak dari keluarga miskin seringkali dipekerjakan di perkebunan tembakau untuk meningkatkan pendapatan keluarganya. Anak-anak ini biasanya rentan terhadap “green tobacco sickness” yang disebabkan oleh nikotin yang terserap melalui kulit karena memegang daun tembakau yang basah.

Asap Rokok membunuhwntd20162

     Asap rokok memenuhi rumah makan, kantor, atau ruang tertutup lainnya ketika seseorang menyalakan rokoknya. Lebih dari 4000 senyawa kimia dalam asap rokok yang setidaknya 250 dari antaranya diketahui berbahaya dan lebih dari 50 diketahui merupakan penyebab kanker.

  • Pada dewasa, asap rokok menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular dan pernapasan, termasuk penyakit jantung koroner dan kanker paru. Pada janin, asap rokok menyebabkan kematian tiba-tiba. Pada ibu mengandung, asap rokok menyebabkan berat bayi lahir rendah.
  • Hampir setengah dari anak-anak di seluruh dunia menghirup udara yang tercemar oleh asap rokok di tempat-tempat umum.
  • Asap rokok menyebabkan lebih dari 600.000 kematian setiap tahunnya

     Setiap orang sebaiknya menghirup udara yang bebas asap rokok. Peraturan bebas asap rokok melindungi kesehatan orang-orang yang tidak merokok dan tidak mengganggu kepentingan mereka dan mendorong perokok untuk berhenti merokok.

     Lebih dari 1,3 juta orang, atau 18% dari populasi dunia dilindungi oleh hukum nasional yang komprehensif mengenai peraturan bebas asap rokok.

Perokok perlu bantuan untuk berhenti

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian orang mengerti akan resiko kesehatan terhadap konsusi rokok. Sebagai contoh, pada penelitian tahun 2009 di Cina menyimpulkan bahwa hanya 38% perokok tahu tentang rokok menyebabkan penyakit jantung coroner dan hanya 27% yang tahu bahwa rokok menyebabkan stroke.

     Perokok yang paham tentang bahaya merokok, kebanyakan ingin untuk berhenti. Konseling dan pengobatan dapat meningkatkan kesempatan perokok untuk berhasil berhenti merokok.

Manfaat gambar peringatan

     Iklan anti tembakau dan gambar peringatan pada kemasan mengurangi jumlah anak-anak yang mulai merokok dan meningkatkan jumlah perokok yang berhenti.

     Gambar peringatan dapat membujuk perokok untuk menjaga kesehatan orang lain yang tidak merokok dengan mengurangi merokok didalam rumah, menghindari merokok didekat anak-anak. Penelitian yang dilakukan setelah implementasi kemasan dengan gambar peringatan di Brazil, Kanada, Singapura, dan Thailand menunjukkan bahwa kemasan bergambar peringatan meningkatkan pemahaman masyarakat secara signifikan terhadap bahaya penggunaan tembakau.

     Hanya 42 negara, yakni 19% dari populasi dunia, yang melaksanakan gambar peringatan, termasuk peringatan dalam bahasa lokal dan menutupi minimal setengah dari kemasan depan dan belakang rokok.

     Media masa juga dapat mengurangi konsumsi rokok dengan mempengaruhi masyarakat untuk melindungi orang lain yang tidak merokok dan meyakinkan anak-anak muda untuk berhenti merokok. Lebih dari separuh populasi dunia hidup di 39 negara yang menyiarkan.

Lwntd20163arangan iklan menurunkan konsumsi

Larangan iklan rokok, promosi dan sponsorship dapat mengurangi konsumsi rokok.

Bans on tobacco advertising, promotion and sponsorship can reduce tobacco consumption.

  • Larangan komprehensif pada semua iklan, promosi dan sponsorship rokok dapat mengurangi konsumsi rokok rata-rata 7%, dan beberapa negara mengalami penurunan konsumsi hingga 16%
  • Hanya 29 negara, mewakili 12% dari populasi di dunia, telah melarang sepenuhnya segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok
  • Sekitar 1 negara memiliki minimal 3 atau tidak ada sama sekali iklan, promosi, dan sponsor rokok

Pajak mengurangi konsumsi rokok

     Pajak tembakau adalah cara yang paling efektif untuk mengurangi konsumsi rokok, terutama pada anak muda dan orang miskin. Peningkatan pajak yang meningkatkan harga rokok 10% menurunkan konsumsi rokok sekitar 4% di negara berpenghasilan tinggi dan sekita 5% di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

     Meskipun demikian, pajak rokok yang tinggi merupakan cara yang jarang dilakukan. Hanya 33 negara, yakni 10% dari populasi dunia, yang menetapkan pajak pada produk rokok mereka sehingga lebih dari 75% dari harga ecerannya adalah pajak. Berdasarkan data yang diperoleh, pendapatan dari pajak rokok rata-rata 269 kali lebih tinggi.

Tanggapan WHO

     WHO berkomitmen untuk melawan epidemic global dari tembakau. FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) mulai bekerja sejak Februari 2005. Sejak saat itu, FCTC menjadi salah satu perjanjian yang disepakati dengan luas dalam sejarah PBB dengan 180 partai mewakili 90% dari populasi dunia.

     FCTC merupakan alat kontrol WHO yang paling penting dan tonggak sejarah dalam promosi kesehatan masyarakat. Pada tahun 2008, WHO memperkenalkan metode yang cukup efektif untuk meningkatkan implementasi dari ketentuan-ketentuan dari FCTC, yaitu MPOWER. Setiap MPOWER merupakan cara yang mewakili suatu ketentuan dari FCTC. Keenam cara MPOWER adalah :

  • Monitor. Awasi penggunaan tembakau dan kebijakannya
  • Protect. Lindungi masyarakat dari konsumsi rokok
  • Offer. Tawarkan untuk membantu berhenti merokok
  • Warn. Peringati bahaya merokok
  • Enforce. Laksanakan larangan iklan, promosi dan sponsor rokok
  • Raise. Tingkatkan pajak rokok

     Untuk proses lebih detail tentang kontrol tembakau di dunia, regional, dan tingkat nasional, kunjungi seri laporan WHO pada epidemik global tembakau.

     Protokol WHO FCTC untuk menghapuskan perdagangan produk rokok membutuhkan cakupan yang cukup luas yang berhubungan dengan rantai suplai tembakau, termasuk perijinian ekspor impor dan industri pabrik rokok, penegakan sistem dan pemberian sanksi pada pihak yang bertanggung jawab. Perdagangan dan penyelundupan tembakau juga merupakan tindak kriminal.

Sumber : www.who.int/world-no-tobacco-day

setidaknya satu iklan anti tembakau dalam 2 tahun terakhir.

 

Jambore Bakti Sosial FKG UI 2016 “Bergerak Bersama, Senyumkan Bangsa”

Tema : “Bersama Majukan Indonesia Dengan Mewujudkan Senyum yang Sehat”

jambore 1

jambore 2.png

     Jambore Bakti Sosial (JAMBAKSOS) adalah program kerja rutin tahunan Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKG UI yang dikhususkan bagi mahasiswa untuk menjalankan ketiga poin tridharma perguruan tinggi negeri. Dalam kegiatan ini, mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan belajar mengelola kegiatan- kegiatan maupun program-program yang bertujuan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut serta mengaplikasikan keterampilan yang telah dipelajari pada masa perkuliahan. Acara ini akan diadakan pada tanggal 27-29 Mei 2016 di Desa Ciptasari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

     Provinsi Jawa Barat menduduki urutan ke-6 dimana karies merupakan penyakit yang paling sering dikeluhkan masyarakat dengan prevalensi karies sebesar 79,7%. Desa Ciptasari merupakan desa dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang rendah dan belum terjamah oleh pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang layak. Desa Ciptasari hanya memiliki 1 orang dokter gigi sedangkan jumlah seluruh penderita penyakit gigi sebesar 1837 dan kasus penyakit gigi yang baru mendapat perawatan hanya 26% (GIGI PKM Pangkalan). Oleh karena itu, Desa Ciptasari merupakan desa yang tepat untuk dilaksanakan Jambaksos FKG UI 2016. Kegiatan ini akan diikuti oleh staf pengajar, mahasiswa klinik (masa belajar semester 8-10), mahasiswa preklinik (masa belajar semester 1-7), dan karyawan FKG UI.

JAMBAKSOS 2016 ini terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya:

  1. Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut, Mencuci Tangan, Kegiatan Membaca Bersama, dan Kegiatan Edukatif untuk siswa-siswi SD
  2. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  3. Pengobatan Gigi Anak dan Dewasa
  4. Sirkumsisi
  5. Bazaar
  6. Malam Keakraban (Makrab)
  7. Outbond
  8. Sustainable Project berupa Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Tempat Sampah Pilah

     Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan gigi dan mulut,  mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya itu saja, kegiatan JAMBAKSOS 2016 ini merupakan sarana untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan seluruh sivitas akademika FKG UI, menjalin rasa kekeluargaan serta solidaritas antar sivitas akademika terutama di dalam angkatan 2014 sebagai panitia JAMBAKSOS 2016. Bagi yang ingin berpartisipasi membantu acara JAMBAKSOS 2016, dapat menghubungi kontak yang telah tertera dibawah ini.

Jalan Salemba Raya No.4, Jakarta Pusat

Contact Person: Claudia (081283089773)

Jambaksos2016@gmail.com

SEMINAR OCCLUSAL FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA

     Pada 3 April 2016 lalu, BEM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah Surabaya, telah mengadakan Seminar Mahasiswa Nasional yang diadakan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi. Seminar nasional ini merupakan seminar mahasiswa nasional pertama yang diadakan oleh BEM FKG UHT. Tema yang diusung adalah ‘OCCLUSION (Oral Clinical Update for Information and Education) dengan tema ‘Penanganan pada pasien dengan penyakit sistemik dan alergi’ dengan 3 pembicara, antara lain Prof. Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, Sp. PD-KEMD, FACE, yang merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fanny M. Laihad, drg., MM., Sp. BM, mantan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah, serta Erfprinsi Wohon, dr., Sp. An, yang merupakan Staff Departemen Anestesi RSAL dr. Ramelan Surabaya.

     Seminar dimulai pukul 08.00 yang dibuka oleh Michelle Evania, sebagai Ketua Panitia, lalu dilanjutkan oleh Cakrawartya Ramadi, yang merupakan Presiden BEM FKG UHT, dan secara resmi buka oleh Widyastiti, drg., M. Kes., Wakil Dekan I FKG UHT. Rangkaian seminar dibagi menjadi 3 sesi. Sesi yang pertama kali dibawakan oleh Erfprinsi Wohon, dr., Sp. An yang judul Syok Anafilaktik. Kemudian dilanjutkan oleh Fanny M. Laihad, drg., MM., Sp. BM dengan judul Syncope. Selanjutnya sesi ketiga sekaligus sesi yang terakhir dibawakan oleh Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, MD, PhD, Sp. Pd, KEMD, FACE. Kemudian acara berakhir pada pukul 15.30.

     Tidak hanya dari mahasiswa FKG UHT, seminar ini juga dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden BEM FKG Universitas Brawijaya, Wakil Presiden BEM FKG Universitas Airlangga, serta beberapa peserta dari luar Universitas Hang Tuah.

uht 1

Foto bersama seluruh panitia, pembicara, dan peserta seminar OCCLUSION

uht 2

Foto bersama seluruh panitia, pembicara Seminar OCCLUSION

uht 3

uht 4

Ki-ka: Cakrawartya Ramadi, Presbem FKG UHT; Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, MD, PhD, Sp. Pd, KEMD, FACE; Dr. Dian Mulawarmanti, drg. MSc., Dekan FKG UHT; Kristanti, drg., M.Kes., Kaprodi FKG UHT; Michelle Evania, Ketua Panitia; Bella Novena, Wapres BEM FKG UHT.

 

Aksi Peduli Kanker Anak – HIMA PSIKG Universitas YARSI

     Kanker merupakan salah satu penyakit yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia maupun di Indonesia. Setiap tahun, 12 juta orang di seluruh dunia menderita kanker dan 7,6 juta diantaranya meninggal dunia karena kanker. Jika tidak diambil tindakan pengendalian yang memadai, pada tahun 2030 diperkirakan 26 juta orang akan menderita kanker dan 17 juta di antaranya akan meninggal dunia karena kanker. Kejadian ini akan terjadi lebih cepat di negara miskin dan berkembang. Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis bila kita tidak berbuat apapun untuk mencegahnya. Karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa.

     Pada tanggal 3 April 2016, HIMA PSIKG Universitas YARSI mengadakan kunjungan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Jl. Percetakan Negara IX No. 10 A Kel. Rawasari, Jakarta Pusat. Agenda ini merupakan salah satu program kerja departemen pengabdian masyarakat HIMA Universitas YARSI. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa peduli dan kecintaan terhadap adik-adik penderita kanker serta memberikan semangat dan motivasi untuk mereka.

     Dalam acara ini, terdiri dari pengurus serta anggota magang HIMA 2016, kaka pendongeng, dan 50 adik-adik penderita kanker. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) dengan serangakaian acara yang sangat seru dan tentunya menambah ilmu. Acara berlangsung dimulai dengan pembacaan doa, sambutan dari ketua acara, beserta perwakilan dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia.

yarsi 1

Sambutan dari ketua acara PYRAMID oleh Syelvira dan perwakilan YKAKI oleh Ibu Pia Alamudi

     Selanjutnya dilanjutkan dengan pengenalan dan yel-yel untuk mendekatkan diri dengan adik-adik penderita kanker. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang penuh haru sekaligus meriah dan menyenangkan.

     Setelah saling berkenalan dengan adik-adik, acara berikutnya adalah penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dalam bentuk cerita dongeng dan boneka tangan yang diperagakan oleh tamu undangan Aina Fisabila. Cara ini selain memberikan pengetahuan dapat menarik minat karena tidak membuat adik-adik jenuh. Dalam sesi ini, dilanjutkan dengan simulasi sederhana cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan menggunakan model studi gigi. Adik-adik penderita kanker ini terlihat begitu antusias ketika diminta untuk mempraktikannya. Sambil belajar dan bermain, sesi ini dilanjutkan dengan games bersama adik-adik di YKAKI.

yarsi 2

Aksi cerita dongeng oleh Kakak Aina Fisabila dan Kakak Qurrataiani

yang sedang melakukan simulasi menyikat gigi

     Kemudian dilanjutkan dengan mewarnai, dimana panitia yang selalu mendampingi membantu adik-adik ini untuk menyelesaikannya. Suasana ini pun diiringi dengan live music oleh panitia untuk menghibur adik-adik sambil mewarnai.

yarsi 3

Adik-adik sedang mewarnai dengan didampingi panitia sambil diiringi live music oleh panitia

     Acara diakhiri dengan panitia bernyanyi bersama dengan adik-adik penderita kanker, pemberian pelakat serta hadiah kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, dilanjutkan dengan foto bersama.

yarsi 4

Pelepasan balon, bernyanyi, dan bermain bersama dengan adik-adik penderita kanker

yarsi 5

Foto bersama panitia, perwakilan dari YKAKI, serta adik-adik penderita kanker

     Meski singkat, namun berkesan untuk panitia dan semoga bermanfaat untuk adik-adik penderita kanker. Sudah saatnya kita peduli, berbagi, dan berbuat sesuatu untuk mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua guna mengurangi beban kehidupan mereka. Mengabdi pada masyarakat di sekitar, sebagai anak muda yang peka terhadap masyarakat karena kita sebagai mahasiswa Kedokteran Gigi merupakan “agent of changes”. SALAM PENGABDIAN.

(Yeni Rahmawati)

Lomba Hardiknas PSMKGI 2016

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2016, Komisi A PSMKGI mengadakan lomba artikel pendidikan dan lomba foto instagram. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa kesehatan di Indonesia. Ayo ikuti lombanya dan menangkan hadiah menarik dari PSMKGI. Berikut info selengkapnya.

 

LOMBA ARTIKEL PENDIDIKAN

1

Ketentuan Umum

  • Lomba artikel pendidikan ini bertema “Pendidikan Tenaga Kesehatan Indonesia untuk Tercapainya Indonesia Sehat”
  • Lomba ini terbuka untuk mahasiswa kesehatan Indonesia
  • Karya yang dikirimkan merupakan karya pribadi/perorangan yang belum pernah dipublikasikan atau diikutkan dalam perlombaan apapun
  • Peserta dapat mengirimkan maksimal 1 judul artikel
  • Artikel yang sudah dikirimkan akan menjadi hak milik panitia, keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  • Peserta wajib menaati tata tertib dan peraturan yang ada
  • Perubahan-perubahan akan disesuaikan dengan keadaan dan kesepakatan

Mekanisme Pendaftaran dan Pengiriman Artikel

  • Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran di bit.ly/formlombaartikel
  • Artikel dikirim ke email komisi-a@psmkgi.org
  • Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran
  • Format subject pada email adalah Lomba Artikel Pendidikan PSMKGI 2016/Judul Artikel
  • Format file berupa pdf ditulis Lomba Artikel 2016_Judul Artikel
  • Setelah mengirim email, peserta wajib segera melakukan konfirmasi pengiriman artikel ke nomer 085642849094(Intan)/line: intansahadi atau 081220005895(Fidya)/line: fidyakemala dengan format :

LAPPSMKGI_2016(slash)Nama(slash)Angkatan(slash)Asal Institusi(slash)Judul Artikel

Contoh : LAPPSMKGI_2016/Intan Kumala Sari/2013/Universitas Islam Sultan Agung/ Pendidikan Tenaga Kesehatan Indonesia untuk Tercapainya Indonesia Sehat

  • Pengiriman artikel paling lambat 27 April 2016, pengumuman pemenang 2 Mei 2016

 Format Penulisan Artikel

 Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia

  • Format tulisan Times New Roman ukuran 12, Spasi 1,15, Margin Right-Left-Top-Bottom 3 cm, Kertas A4
  • Memuat minimal 500 kata, maksimal 700 kata sudah termasuk judul
  • Judul artikel ditulis dengan format Bold-Center, sedangkan isi artikel Align Text Left (non-Bold)
  • Nama Penulis dicantumkan di bawah judul artikel


 LOMBA FOTO INSTAGRAM

2

Bagi kalian yang suka dengan fotografi dan mengunggahnya ke media sosial, kalian dapat mengikuti lomba Foto Instagram Hardiknas PSMKGI 2016. Caranya mudah, tinggal upload saja foto kreatifmu yang bertemakan “Wajah Pendidikan Indonesia” sertai dengan caption yang menarik yang sesuai dengan fotomu dan tambahkan hastag #hardiknaspsmkgi2016 dan tag kea kun resmi instagram @adminpsmkgi. Foto yang masuk akan dilakukan penilaian oleh pihak Komisi A dan pemenang akan diumumkan pada tanggal 2 Mei 2016.

 

Contact person :

Intan – 085642849094 / Line: intansahadi

Fidya – 081220005895 / Line: fidyakemala

Bakti Sosial BEM KBMFKG UMI 2016

Dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi yang berlandaskan pengabdian, pada tanggal 19-21 Februari 2016 BEM KBMFKG Universitas Muslim Indonesia kembali lagi mengadakan agenda tahunan yaitu kegiatan Bakti Sosial dengan tema “Merajut Kepedulian Melebur Perbedaan dalam Bingkai Budaya Nusantara”. Agenda tahunan ini adalah salah satu program kerja BEM KBMFKG UMI yaitu Pengabdian Masyarakat bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dilaksakanan oleh mahasiswa baru angkatan 2015 sebagai salah satu proses kaderisasi dalam Keluarga Besar Mahasiswa Kedokteran Gigi (KBMFKG) UMI dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia.

                     image (1)     image (2)

Kegiatan BAKSOS ini diadakan di SD Inpres Loka Desa Bontomarannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Makassar. Kegiatan BAKSOS diadakan selama 2 hari diawali dengan acara pelepasan dan keberangkatan peserta dan panitia dari Makassar ke Bantaeng. Setiba di Bantaeng Peserta dan panitia di sambut dengan acara Welcoming Dinner di Pantai Seruni oleh Sekertaris Daerah Bantaeng. Setelah acara Welcoming Dinner selesai peserta dan panitia diantar menuju Loka Desa Bontomarannu, dimana Desa tersebut adalah tempat dilaksanakannya baskos serta posko penginapan dari perserta dan panitia. Setibanya di Desa tersebut peserta langsung menuju ke posko penginapan serta diadakan breafing.

Pada hari kedua, pengabdian dimulai dengan beberapa rangkaian kegiatan yaitu DHE (Dental Health Education), Sikat Gigi Massal yang diikuti 300 siswa dari SD setempat, . Pada puncak acara yang paling dinantikan oleh warga setempat yaitu pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis. Pada pengobatan gigi gratis ini ada 2 sesi dimana pada sesi pertama pagi hari dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis pada siswa SD setempat, kemudian pada sesi kedua siang hari dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis pada warga setempat. Pada pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis ini siswa SD dan warga setempat dapat mendapatkan ART (Atraumatic Restorative Treatment), perawatan scalling, penambalan kavitas, dan pencabutan gigi. Warga dilayani oleh 32 mahasiswa pre klinik, tidak hanya mahasiswa pre klinik dan dosen, tetapi PDGI Kabupaten Bantaeng juga turun tangan pada ajang pengabdian ini. Antusiasme warga juga sangat luar biasa. SD Inpres Loka Desa Bontomarannu yang dijadikan tempat pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis tidak pernah terlihat sepi dimulai dari pukul 07.00 hingga 16.00. dalam kurun waktu tersebut para operator menangani 572 pasien.

                      thumb_IMG_0508_1024     thumb_IMG_0504_1024

                      image (11)     thumb_IMG_0885_1024

                      image     thumb_IMG_0919_1024

image (6)     image (5)

image (4)     image (7)

Setelah pengabdian pada warga setempat selesai, peserta dan panitia berangkat menuju tempat city tour di Loka yang tempatnya tidak jauh dari posko. Setelah puas menikmati city tour peserta dan panitia kembali ke Pantai Seruni dan diberikan jamuan kembali oleh Bapak Bupati yang diwakili oleh Sekertaris daerah untuk pelepasan kegiatan dan pemberian kenang-kenangan. Pada hari ketiga peserta dan panitia kembali ke Makassar.

                      image (8)     image (9)

Oleh : Uky Damayanti

(Universitas Muslim Indonesia)