SEMINAR OCCLUSAL FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA

     Pada 3 April 2016 lalu, BEM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah Surabaya, telah mengadakan Seminar Mahasiswa Nasional yang diadakan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi. Seminar nasional ini merupakan seminar mahasiswa nasional pertama yang diadakan oleh BEM FKG UHT. Tema yang diusung adalah ‘OCCLUSION (Oral Clinical Update for Information and Education) dengan tema ‘Penanganan pada pasien dengan penyakit sistemik dan alergi’ dengan 3 pembicara, antara lain Prof. Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, Sp. PD-KEMD, FACE, yang merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fanny M. Laihad, drg., MM., Sp. BM, mantan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah, serta Erfprinsi Wohon, dr., Sp. An, yang merupakan Staff Departemen Anestesi RSAL dr. Ramelan Surabaya.

     Seminar dimulai pukul 08.00 yang dibuka oleh Michelle Evania, sebagai Ketua Panitia, lalu dilanjutkan oleh Cakrawartya Ramadi, yang merupakan Presiden BEM FKG UHT, dan secara resmi buka oleh Widyastiti, drg., M. Kes., Wakil Dekan I FKG UHT. Rangkaian seminar dibagi menjadi 3 sesi. Sesi yang pertama kali dibawakan oleh Erfprinsi Wohon, dr., Sp. An yang judul Syok Anafilaktik. Kemudian dilanjutkan oleh Fanny M. Laihad, drg., MM., Sp. BM dengan judul Syncope. Selanjutnya sesi ketiga sekaligus sesi yang terakhir dibawakan oleh Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, MD, PhD, Sp. Pd, KEMD, FACE. Kemudian acara berakhir pada pukul 15.30.

     Tidak hanya dari mahasiswa FKG UHT, seminar ini juga dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden BEM FKG Universitas Brawijaya, Wakil Presiden BEM FKG Universitas Airlangga, serta beberapa peserta dari luar Universitas Hang Tuah.

uht 1

Foto bersama seluruh panitia, pembicara, dan peserta seminar OCCLUSION

uht 2

Foto bersama seluruh panitia, pembicara Seminar OCCLUSION

uht 3

uht 4

Ki-ka: Cakrawartya Ramadi, Presbem FKG UHT; Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, MD, PhD, Sp. Pd, KEMD, FACE; Dr. Dian Mulawarmanti, drg. MSc., Dekan FKG UHT; Kristanti, drg., M.Kes., Kaprodi FKG UHT; Michelle Evania, Ketua Panitia; Bella Novena, Wapres BEM FKG UHT.

 

Aksi Peduli Kanker Anak – HIMA PSIKG Universitas YARSI

     Kanker merupakan salah satu penyakit yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia maupun di Indonesia. Setiap tahun, 12 juta orang di seluruh dunia menderita kanker dan 7,6 juta diantaranya meninggal dunia karena kanker. Jika tidak diambil tindakan pengendalian yang memadai, pada tahun 2030 diperkirakan 26 juta orang akan menderita kanker dan 17 juta di antaranya akan meninggal dunia karena kanker. Kejadian ini akan terjadi lebih cepat di negara miskin dan berkembang. Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis bila kita tidak berbuat apapun untuk mencegahnya. Karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa.

     Pada tanggal 3 April 2016, HIMA PSIKG Universitas YARSI mengadakan kunjungan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Jl. Percetakan Negara IX No. 10 A Kel. Rawasari, Jakarta Pusat. Agenda ini merupakan salah satu program kerja departemen pengabdian masyarakat HIMA Universitas YARSI. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa peduli dan kecintaan terhadap adik-adik penderita kanker serta memberikan semangat dan motivasi untuk mereka.

     Dalam acara ini, terdiri dari pengurus serta anggota magang HIMA 2016, kaka pendongeng, dan 50 adik-adik penderita kanker. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) dengan serangakaian acara yang sangat seru dan tentunya menambah ilmu. Acara berlangsung dimulai dengan pembacaan doa, sambutan dari ketua acara, beserta perwakilan dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia.

yarsi 1

Sambutan dari ketua acara PYRAMID oleh Syelvira dan perwakilan YKAKI oleh Ibu Pia Alamudi

     Selanjutnya dilanjutkan dengan pengenalan dan yel-yel untuk mendekatkan diri dengan adik-adik penderita kanker. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang penuh haru sekaligus meriah dan menyenangkan.

     Setelah saling berkenalan dengan adik-adik, acara berikutnya adalah penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dalam bentuk cerita dongeng dan boneka tangan yang diperagakan oleh tamu undangan Aina Fisabila. Cara ini selain memberikan pengetahuan dapat menarik minat karena tidak membuat adik-adik jenuh. Dalam sesi ini, dilanjutkan dengan simulasi sederhana cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan menggunakan model studi gigi. Adik-adik penderita kanker ini terlihat begitu antusias ketika diminta untuk mempraktikannya. Sambil belajar dan bermain, sesi ini dilanjutkan dengan games bersama adik-adik di YKAKI.

yarsi 2

Aksi cerita dongeng oleh Kakak Aina Fisabila dan Kakak Qurrataiani

yang sedang melakukan simulasi menyikat gigi

     Kemudian dilanjutkan dengan mewarnai, dimana panitia yang selalu mendampingi membantu adik-adik ini untuk menyelesaikannya. Suasana ini pun diiringi dengan live music oleh panitia untuk menghibur adik-adik sambil mewarnai.

yarsi 3

Adik-adik sedang mewarnai dengan didampingi panitia sambil diiringi live music oleh panitia

     Acara diakhiri dengan panitia bernyanyi bersama dengan adik-adik penderita kanker, pemberian pelakat serta hadiah kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, dilanjutkan dengan foto bersama.

yarsi 4

Pelepasan balon, bernyanyi, dan bermain bersama dengan adik-adik penderita kanker

yarsi 5

Foto bersama panitia, perwakilan dari YKAKI, serta adik-adik penderita kanker

     Meski singkat, namun berkesan untuk panitia dan semoga bermanfaat untuk adik-adik penderita kanker. Sudah saatnya kita peduli, berbagi, dan berbuat sesuatu untuk mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua guna mengurangi beban kehidupan mereka. Mengabdi pada masyarakat di sekitar, sebagai anak muda yang peka terhadap masyarakat karena kita sebagai mahasiswa Kedokteran Gigi merupakan “agent of changes”. SALAM PENGABDIAN.

(Yeni Rahmawati)

Bakti Sosial BEM KBMFKG UMI 2016

Dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi yang berlandaskan pengabdian, pada tanggal 19-21 Februari 2016 BEM KBMFKG Universitas Muslim Indonesia kembali lagi mengadakan agenda tahunan yaitu kegiatan Bakti Sosial dengan tema “Merajut Kepedulian Melebur Perbedaan dalam Bingkai Budaya Nusantara”. Agenda tahunan ini adalah salah satu program kerja BEM KBMFKG UMI yaitu Pengabdian Masyarakat bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dilaksakanan oleh mahasiswa baru angkatan 2015 sebagai salah satu proses kaderisasi dalam Keluarga Besar Mahasiswa Kedokteran Gigi (KBMFKG) UMI dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia.

                     image (1)     image (2)

Kegiatan BAKSOS ini diadakan di SD Inpres Loka Desa Bontomarannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Makassar. Kegiatan BAKSOS diadakan selama 2 hari diawali dengan acara pelepasan dan keberangkatan peserta dan panitia dari Makassar ke Bantaeng. Setiba di Bantaeng Peserta dan panitia di sambut dengan acara Welcoming Dinner di Pantai Seruni oleh Sekertaris Daerah Bantaeng. Setelah acara Welcoming Dinner selesai peserta dan panitia diantar menuju Loka Desa Bontomarannu, dimana Desa tersebut adalah tempat dilaksanakannya baskos serta posko penginapan dari perserta dan panitia. Setibanya di Desa tersebut peserta langsung menuju ke posko penginapan serta diadakan breafing.

Pada hari kedua, pengabdian dimulai dengan beberapa rangkaian kegiatan yaitu DHE (Dental Health Education), Sikat Gigi Massal yang diikuti 300 siswa dari SD setempat, . Pada puncak acara yang paling dinantikan oleh warga setempat yaitu pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis. Pada pengobatan gigi gratis ini ada 2 sesi dimana pada sesi pertama pagi hari dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis pada siswa SD setempat, kemudian pada sesi kedua siang hari dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis pada warga setempat. Pada pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis ini siswa SD dan warga setempat dapat mendapatkan ART (Atraumatic Restorative Treatment), perawatan scalling, penambalan kavitas, dan pencabutan gigi. Warga dilayani oleh 32 mahasiswa pre klinik, tidak hanya mahasiswa pre klinik dan dosen, tetapi PDGI Kabupaten Bantaeng juga turun tangan pada ajang pengabdian ini. Antusiasme warga juga sangat luar biasa. SD Inpres Loka Desa Bontomarannu yang dijadikan tempat pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis tidak pernah terlihat sepi dimulai dari pukul 07.00 hingga 16.00. dalam kurun waktu tersebut para operator menangani 572 pasien.

                      thumb_IMG_0508_1024     thumb_IMG_0504_1024

                      image (11)     thumb_IMG_0885_1024

                      image     thumb_IMG_0919_1024

image (6)     image (5)

image (4)     image (7)

Setelah pengabdian pada warga setempat selesai, peserta dan panitia berangkat menuju tempat city tour di Loka yang tempatnya tidak jauh dari posko. Setelah puas menikmati city tour peserta dan panitia kembali ke Pantai Seruni dan diberikan jamuan kembali oleh Bapak Bupati yang diwakili oleh Sekertaris daerah untuk pelepasan kegiatan dan pemberian kenang-kenangan. Pada hari ketiga peserta dan panitia kembali ke Makassar.

                      image (8)     image (9)

Oleh : Uky Damayanti

(Universitas Muslim Indonesia)

MUMLB IMKG UB ”Membuka pikiran untuk masa depan FKG”

 

 

 

ub 1

ub 2

Musyawarah Umum Mahasiswa Luar Biasa (MUMLB IMKG) Ikatan Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya merupakan wadah pengambilan keputusan tertinggi di tingkat IMKG. MUMLB ini berfungsi untuk mengumumkan, mendiskusikan, dan mengesahkan keputusan dari suatu perkara atau kejadian luar biasa yang tidak diatur dalam AD/ART IMKG. Kejadian luar biasa yang dibahas dalam sidang ini adalah masa transisi IMKG menuju BEM FKG. Kegiatan ini dilaksanakan dalam sidang pleno yang dipimpin oleh Presidium sidang. Presidium 1 dipegang oleh Faizal Liestyandhi, Presidium 2 dipegang oleh Alfilza Luvian Miardion O. dan Presidium 3 dipegang oleh Varellia Awang W.

MUMLB IMKG diselenggarakan pada tanggal 14 Januari 2016 di Gedung FKG lantai 2 dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa kedokteran gigi dari angkatan pre-klinik dan klinik (Forkas). Peserta MUMLB ini mempunyai hak suara dan hak bicara atas keputusan yang akan diambil pada musyawarah. Tema MUMLB IMKG ini  “Membuka pikiran untuk masa depan FKG”.

Musyawarah ini sangat disambut dengan antusias yang tinggi oleh Mahasiswa kedokteran gigi Universitas Brawijaya. Hal yang dinantikan oleh Jurusan Kedokteran Gigi menjadi Fakultas sendiri akhirnya sudah didepan mata. Menyambut keputusan tersebut maka dari Himpunan Mahasiswa KG UB (IMKG) pada kesempatan musyawarah ini membentuk badan yang nantinya akan bertugas sebagai tim membantu ketua IMKG mengkaji, membahas dan mempersiapkan transisi IMKG ke BEM FKG. Tim ini dinamakan Tim Transisi IMKG PSPDG UB.

ub 3

ub 4

Tim Transisi IMKG PSPDG UB yang telah dibentuk dan disahkan dalam MUMLB IMKG ini berisi wakil dari mahasiswa Pre-klinik dan klinik Kedokteran Gigi UB. Pemilihan wakil yang duduk dalam Tim Transisi ini dengan cara pencalonan secara langsung oleh mahasiswa pada saat musyawarah, dan disahkan oleh forum. Hal ini akan memaksimalkan kinerja Tim transisi nantinya dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kekeluargaan dalam FKG UB nantinya.

 

Tim Transisi IMKG berjumlah 19 orang, diketuai oleh Ilham Maulana dari angkatan 2013. Berikut nama dan angkatan dari Tim Transisi IMKG  PSPDG UB :

Forkas

  1. Nicola Jade
  2. Yuli Tri Wijayanti
  3. Alfian Khoirul Bahroin

2012

  1. Jauharotul Millah
  2. Indra Bagus Irawan
  3. M. Bayu Indratomo

2013

  1. Asti Anggraini
  2. Ilham Maulana – Sebagai Ketua Tim Transisi

2014

  1. Sakinah Azzahra Adam
  2. Hilda Octaviani
  3. Mochammad Yusuf
  4. Adam Mufid Hasbullah
  5. Gumilang Ramdhany Putra

2015

  1. Abde Parathon N.
  2. Dwiki Septianto
  3. Fariz Atiqi
  4. Putri Deena
  5. Dessy Puspa Rani
  6. Aulia Wiraldi

 

Semoga dengan dibentuknya Tim Transisi IMKG PSPDG UB ini, perubahan IMKG menjadi BEM FKG akan dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan apapun.

 

ROAD TO BEM FKG UB

 

Liputan PSMKGI oleh : Bicky Satrya Indrawan – Komisi D

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKM) KG UNLAM 2015

Latihan dasar kepemimpinan mahasiswa (LDKM) adalah suatu kegiatan rutin yang diadakan oleh himpunan mahasiswa kedokteran gigi setiap tahunnya. Kegiatan ini diadakan untuk menyambut kedatangan para mahasiswa baru yang bergabung menjadi bagian dari prodi Kedokteran Gigi Unlam. Untuk mahasiswa baru angkatan 2015, LDKM sendiri diadakan sebanyak dua rangkaian acara, yang pertama yaitu TM (technical meeting) dan kedua rangkaian seminar LDKM dengan Hasriandy sebagai ketua pelaksananya.

TM sendiri diadakan pada tanggal 6 November 2015 dengan rangkaian acara registrasi peserta, pemberian tugas untuk para peserta, dan evaluasi tugas.

Kemudian acara kedua yaitu seminar diadakan pada tanggal 20 desember 2015 dengan rangkaian acara yaitu pemberian materi pertama mengenai “Etika dan Kepemimpinan” yang dibawakan oleh drg. M. Yanuar Ichrom N, Sp.K, lalu materi kedua dengan tema “Manajemen Waktu” yang dibawakan oleh drg. Fajar Kusuma, Sp.Ort.

Peserta sangat antusias dengan materi-materi yang diberikan oleh pemateri selama seminar berlangsung. Tugas-tugas yang diberikan saat TM pun dikerjakan oleh semua peserta dengan baik, walaupun masih ada beberapa yang kurang.

Diharapkan dengan adanya LDKM ini kebersamaan mahasiswa baru angkatan 2015 dapat tumbuh dan mereka bisa mengenal lebih jauh mengenai Kedokteran Gigi Unlam dan juga para civitas akademika yang ada di kampus Kedokteran Gigi Unlam.

Rangkaian acara pun ditutup dengan acara foto bersama panitia dan peserta yang berjumlah 113 orang. Semoga dengan ini, keluarga Kedokteran Gigi Unlam semakin erat kekeluargaannya dan kebersamaannya.

UNLAM 1

UNLAM 2

UNLAM 3

UNLAM 4

UNLAM 5

UNLAM 6

UNLAM 7

KEGIATAN DIES NATALIS XXVI PSMKGI

Dies Natalis XXVI PSMKGI adalah salah satu agenda nasional PSMKGI untuk memperingati hari jadi PSMKGI yang jatuh pada tanggal 15 Oktober. Dies Natalis yang ke-26 kali ini diadakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tanggal 6 sampai 8 November 2015. Pada agenda nasional ini dihadiri oleh beberapa delegasi dari masing-masing intitusi kedokteran gigi di Indonesia.

Pada hari pertama, agenda dimulai dengan opening ceremony di Hotel Riyadi Palace, Kota Solo. Rangkaian acara Dies Natalis ini secara simbolis resmi dibuka oleh Budho Laksono, SH, MH selaku perwakilan walikota Solo disertai dengan pemukulan gong. Acara hari pertama dilanjutkan dengan bakti sosial ke YPAC Surakarta dan pada sore harinya, diadakan pelaksanaan lomba Temilnas (Temu Ilmiah Nasional) yang bertempat di Gedung Kampus FKG Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hari pertama diakhiri dengan dilaksanakannya gala dinner di Hotel Riyadi Palace.

Hari Kedua dilanjutkan dengan melaksanakan agenda Seminar Nasional yang bertemakan “Healing Caring and Educating for Geriodontric in Dental Practice” yang bertempat di Hotel Syariah Solo. Materi-materi yang dibahas dalam seminar ini antara lain :

  1. Patogenesis dan patofisiologis jaringan rongga mulut akibat penuaan oleh Dr. drg. H. Ahmad Syaify, Sp.Perio(K)
  2. Manifestasi penyakit sistemik pada rongga mulut lansia serta penatalaksanaannya oleh drg. Supriatno, M.Kes, MDSC., Ph.D
  3. Bahan dental material yang cocok untuk lansia oleh Dr. drg. Siti Sunarintyas, M.Kes
  4. Fiber Reinforced pada kavitas besar oleh Dr. drg. Henry Setiawan Susanto, M.Sc
  5. Hands on: Aplikasi step by step fiber reinforced composite oleh Dr. drg. Henry Setiawan Susanto, M.Sc

Kemudian agenda dilanjutkan pada siang harinya dengan Forum Alumni Nasional yang bertempat di Hotel Riyadi Palace. Dalam acara Foralnas ini menghadirkan pembicara yaitu drg. Mahendra Jaya, MM, Sp.KG dan drg. Isa Dharmawidjaja, M.Kes segabai para pendiri PSMKGI. Kemudian Foralnas dilanjutkan dengan diskusi yang dimoderatori oleh Adhitya Setiaji, S.KG dengan hasil diskusi sebagai berikut:

  1. Disepakati akan dibentuk forum alumni
  2. Akan dibentuk tim adhoc yang terdiri dari alumni yang ditunjuk langsung oleh komisi E
  3. Tim tersebut menyiapkan forum alumni yang direncanakan akan diresmikan dalam munas selanjutnya

Hari Kedua ini kemudian dilanjutkan dengan closing ceremony yang bertempat di Hotel Riyadi Palace. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan dari anak-anak YPAC Surakarta. Dalam closing ceremony ini, dilakukan pula launching Company Profile dan Caninus Vol.1 No.2 oleh Koordinator Komisi D, Anggi Satria Siburian (UB), dan launching Buku Putih oleh Koordinator Komisi E, Rizky Bayu Utomo (UGM). Kemudian closing ceremony ditutup dengan potong tumpeng dan pengumuman lomba Temilnas dan pemberian kenang-kenangan dari panitia FKG UMS kepada delegasi yang hadir. Berikut daftar nama pemenang lomba Temilnas :

  1. LKTI
  2. Research

JUARA 1 : Bayu Anggoro Aji, Afina Alfasia, Berilla Silsila Surbakti (UGM)

“Gel Ekstrak Kulit Kodok Mempercepat Fase Inflamasi Penyembuhan  Luka Pasca Cabut Gigi Marmut (Cavia Cobaya)”

JUARA 2 : Hans Kristian Wibowo, Mega Denada Aldila, Afina Alfasia (UGM)

“Efek Gel Ekstrak Kulit Kodok Pada Fase Inflamasi Penyembuhan Luka Pasca Biopsi Mukosa Tikus Wistar”

  1. Literature Review

JUARA 1 : Faisal Rizki, Faiqatin Cahya Ramadhani, Nadia Kurniasih (UNEJ)

“Kitosan “Mbah Kangcot” (Limbah Cangkang Bekicot (Achatina Fullica)) : Carier Implant Terapeutik Untuk Regenerasi Tulang Alveolar”

JUARA 2 : Yusuf Rizkillah Akbar, Hanifah Nailul Amania, Tazqia Jamil Pratami (UNEJ)

“Wti “Dpsc 01: Pemanfaatan Gigi Bungsu Impaksi Dalam Proses Rekayasa Jaringan Berbasis Sel Punca”

  1. LCC

JUARA 1 : Indah Samsiyah, Rizki Sundari, Lia Siti Suntia (UNJANI)

JUARA 2 : Firda Amelia, Iswatun Hasanah, Siti Rachmatiara Dwi Destiarini (UNLAM)

JUARA 3 : Hariansyah Buana Putra, Ismail Marzuki, Rian Iswardanu (UMS)

  1. Dental Olympic
  2. Wax Carving

JUARA 1 : Yeni Puspita (UMS)

JUARA 2 : Albert Sandjaya (UGM)

JUARA 3 : Citra Ayu Widowati (UGM)

  1. Suturing

JUARA 1 : Sella Romika Juliantary (UMS)

JUARA 2 : Isni Yunita Rahayu (YARSI)

JUARA 3 : Rahmania Khajatina Firdausi (UNPAD)

  1. Video Contest

JUARA 1 : Deddy Dwi Septian, Dio Haryo Wicaksono, Amanda Andika Sari (UB)

JUARA 2 : Muhammad Nabil, Khairunnisa, Hendrik Redhian (UNSRI)

JUARA Favorit: Uky Damayanti, Muhammad Anugrah Pratama, Nurfillah (UMI)

Agenda hari ketiga adalah city tour. City tour kali ini dilaksanakan di tiga tempat. Tempat yang pertama delegasi dipersilakan untuk menikmati kota Solo di Car Free Day kota Solo. Kemudian delegasi diantar ke Museum Batik Danar Hadi untuk menikmati dan mempelajari sejarah batik Kota Solo. Setelah itu delegasi diantar lagi ke tempat yang ketiga yaitu Kraton Kasunanan Surakarta. Disana para delegasi disuguhkan dengan sejarah-sejarah Kota Surakarta. Setelah berkeliling, para delegasi dipersilakan untuk belanja-belanja di Pasar Klewer. Kemudian delegasi diantar ke terminal, stasiun, dan bandara untuk kembali ke asalnya masing-masing.

Demikian rangkaian acara Dies Natalis PSMKGI yang ke-26. Agenda nasional ini diharapkan dapat menjadi landasan akan terbentuknya Forum Alumni Nasional. Selain itu juga menjadi agenda yang mendukung bidang akademis dan ilmiah bagi mahasiswa kedokteran gigi Indonesia dengan diadakannya Temu Ilmiah Nasional. Viva PSMKGI !!!

DIES 1

DIES 2

DIES 3

“BERBAGI SENYUM SEHAT DI KAKI BROMO”

 

 

Bakti Sosial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung

unissula 1

Badan Eksekutif Mahasiswa beserta dengan Dosen dan Karyawan FKG-RSIGM Universitas Islam Sultan Agung pada tanggal 21-22 November 2015 kembali melaksanakan Bakti Sosial Bersama di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Ini merupakan kali pertama FKG Unissula melaksanakan Baksos Bersama di Jawa Timur setelah sebelumnya pada tahun 2014 kegiatan semacam ini dilaksanakan di Kecamatan Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

unissula 2

 

Bertemakan ‘Senyum Sehat Sukapura-Bromo, Senyum Kesuksesan FKG Unissula”, kegiatan Baksos Bersama ini telah dijadikan sebagai kegiatan tahunan FKG-RSIGM Unissula dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Kecamatan Sukapura yang merupakan daerah kaki Gunung Bromo ini dipilih menjadi tempat bakti sosial karena menurut penuturan Kepala Puskesmas Sukapura jumlah kasus karies gigi dan penyakit jaringan periodontal selama tiga tahun terakhir cenderung meningkat. Selain itu, kondisi demografis pegunungan membuat masyarakat sekitar kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan gigi.

Acara bakti sosial dimulai pada pukul 08.00-14.00 WIB dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unissula, drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D. Jumlah  panitia dan peserta yang berpartisipasi dalam acara ini adalah 67 orang yang terdiri dari 25 dosen, 20 mahasiswa, dan 22 karyawan. Adapun rangkaian acara dalam kegiatan Baksos Bersama ini yaitu penyuluhan dan sikat gigi bersama di SD Sapikerep 1 dan SD Sapikrep 2, pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis meliputi  4 pos konservasi, 4 pos eksodonsi, dan 2 pos periodonsi. Selain itu untuk menarik antusiasme masyarakat, pihak panitia juga menyelenggarakan bazar baju layak pakai dan sembako murah yang hasilnya disumbangkan untuk pembangunan masjid sekitar.

Dengan kerjasama dan dukungan yang diberikan oleh Puskesmas Sukapura, Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dan PDGI cabang Kabupaten Probolinggo acara ini dapat terselenggara dengan baik. Hal ini terbukti dengan jumlah pasien yang melakukan pengobatan mencapai 314 pasien.

unissula 3

unissula 4

Kegiatan Bakti Sosial Bersama yang dilaksanakan oleh FKG-RSIGM Unissula ini diharapkan dapat memberikan efek positif dan menjadi bagian dari peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia, selain itu juga dapat menumbuhkan jiwa sosial bagi civitas FKG Unissula dan menginspirasi institusi lain untuk dapat menyelenggarakan kegiatan serupa.

 

Intan Kumala S

FKG Universitas Islam Sultan Agung

The First Summit AOMKI

  

Semangat Kolaborasi! Apa Sih Maksudnya?

           Semangat kolaborasi, merupakan kata-kata yang sering didengungkan akhir-akhir ini di antara mahasiswa-mahasiswa kesehatan. Mengapa mahasiswa-mahasiswa kesehatan perlu berkolaborasi? Apakah berkolaborasi merupakan hal yang penting?

          Health Professional Education Quality (HPEQ) merupakan proyek Dikti yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyedia jasa kesehatan (dokter, dokter gigi, perawat, dan bidan). Sebelumnya, mahasiswa tidak diikutsertakan di dalam proyek dikti tersebut. Pada tahun 2010, beberapa ormawa kesehatan datang ke Dikti dan meminta diikutsertakan dalam proyek HPEQ sehingga munculah yang disebut dengan HPEQ Students.

       1449077714089Pada tahun 2014, proyek HPEQ selesai lalu dibentuklah AOMKI. AOMKI adalah Aliansi Organisasi Mahasiswa Kesehatan Indonesia. Jadi, AOMKI merupakan kelanjutan dari HPEQ Students dan didukung penuh Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi dan Indonesian Youth Health Professional Society (IYHPS). Anggota AOMKI terdiri dari 9 ormawa kesehatan yaitu, ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia), ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa kedokteran Indonesia), PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia) , ISMKMI (Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia), AMSA (Asian Medical Students Association), ILMIKI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia), CIMSA (Center For Indonesian Medical Students Activities), ILMAGI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia), dan IKAMABI (Ikatan Mahasiswa Kebidanan Indonesia).

           Tujuan dari AOMKI adalah  (Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis) kesehatan, menjadi wadah pergerakan mahasiswa kesehatan yang berpengaruh dalam proses usaha peningkatan derajat kesehatan Indonesia, dan berpartisipasi aktif dalam membangun sistem pendidikan kesehatan Indonesia yang bersifat kolaboratif.

           Fungsi AOMKI adalah sebagai wadah kolaborasi untuk semua mahasiswa kesehatan di bidang pendidikan dan kesehatan yang harapannya dengan berkolaborasi dampaknya bisa langsung terkena ke masyarakat. “Selain itu, diharapkan AOMKI dapat dijadikan sebagai wadah pembiasaan mahasiswa kesehatan untuk bekerja sama dengan mahasiswa kesehatan lainnya sehingga mahasiswa kesehatan tersebut dapat mengetahui ranah dan batasannya masing-masing sehingga ketika bekerja di masa depan, tenaga kesehatan bisa bekerja sama dengan baik dan optimal,” Kata Hindun Risni, Koordinator AOMKI

         “Latar belakang diperlukannya kolaborasi ini adalah untuk menghindari medical error yang disebabkan karena faktor manusia. Medical error dapat merugikan pasien secara fisik, materil, dan psikologis dan merugikan tenaga kesehatan. Dengan terlaksananya kolaborasi di bidang kesehatannya, dampaknya dapat terasa langsung pada pelayanan kesehatan, yaitu berupa waktu rawat pasien lebih singkat dan dana untuk pelayanan kesehatan juga lebih hemat sehingga pelayanan kesehatan meningkat yang dapat menyebabkan tingginya derajat kesehatan Indonesia,” Lanjut Hindun.

        14490777317211449077723620

Pada tanggal 31 Oktober-1 November 2015, dilaksanakan The First Summit AOMKI di Bandung. The First Summit AOMKI ini merupakan lanjutan dari Pre-Summit AOMKI yang dilaksanakan tanggal 9-10 Mei 2015. Tujuan The First Summit AOMKI adalah membangun penguatan internal, menjalin silaturahmi anggota dan pengurus AOMKI, dan menyamakan presepsi antar anggota dan pengurus AOMKI. Kegiatan The First Summit AOMKI berupa rapat kerja AOMKI, rapat kerja AOMKI-IYHPS, seminar kolaborasi, dan capacity building. Hasil dari The First Summit AOMKI ini adalah Naskah Akademik, SOP, Program Kerja, BOT, dan Executive Board yang sudah disahkan, alur koordinasi dengan Bimkes, kerja sama dengan IYHPS. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan ormawa kesehatan, perwakilan ormawa kesehatan, executive board, IYHPS, perwakilan Bimkes, perwakilan ormawa kesehatan lain seperti, kedokteran hewan dan fisioterapi, alumni ormawa, dan calon BOT AOMKI (dewan penasihat AOMKI). Sehingga dengan hasil-hasil yang telah dipaparkan, diharapkan AOMKI dapat menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh mahasiswa kesehatan Indonesia agar dapat mencapai Indonesia Sehat. Viva PSMKGI! Semangat Kolaborasi!

DELAVIDA

7Tidak terasa kini Program Studi Pendidikan Dokter Gigi (PSPDG) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana telah memasuki usianya yang ke 2. Pada perayaan ulang tahun Delavida yang ke 2 ini, PSPDG FK Udayana mengusung tema “Together We Will Find Happiness” dimana tema tersebut terinspirasi dari kisah PSPDG itu sendiri, yang tidak mungkin berdiri sampai seperti sekarang ini tanpa kontribusi dari seluruh keluarga PSPDG dalam membangun Program Studi ini. Meski tergolong Program Studi baru di FK Udayana, namun PSPDG sudah mampu mencetak mahasiswa-mahasiswanya yang berprestasi di berbagai bidang.

2Perayaan ulang tahun Delavida ini terdiri dari 3 rangkaian kegiatan. Rangkaian kegiatan yang pertama kali dilaksanakan adalah kegiatan bakti sosial di Panti Asuha Salam, yang terlaksana pada hari Sabtu, 24 Oktober 2015. Selanjutnya adalah rangkaian kegiatan lomba – lomba intern menjelang malam puncak perayaan Delavida. Adapun 4 cabang lomba – lomba intern tersebut yakni futsal, basket, bulu tangkis, dan voli. Dalam setiap cabang lomba, mahasiswa dari seluruh angkatan PSPDG FK Udayana turut dilibatkan, baik sebagai peserta lomba, maupun sebagai supporter untuk menyemangati teman – temannya yang sedang bertanding memperebutkan gelar juara pada masing – masing cabang lomba.

3Rangkaian kegaiatan terakhir dan utama yakni malam puncak perayaan yang jatuh pada hari Sabtu, 21 November 2015 berlangsung dengan sangat lancar dan meriah. Lokasiyang dipilih untuk menjadi tempat pelaksanaan acara tidak jauh dari kawasan kampus FK Udayana itu sendiri, yakni di Auditorium Lantai 4 Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Udayana. Acara di mulai pukul 18.00 WITA segera setelah seluruh tamu undangan memasuki ruangan. Selanjutnya acara di buka dengan sambutan – sambutan, dan dilanjutkan dengan penampilan Tari Kontemporer yang di bawakan oleh salah satu mahasiswa PSPDG angkatan 2013 yang telah mengukir pretasi yang tidak sedikit dalam kesenian tari. Acara juga dimeriahkan dengan suara – suara merdu dari Kepala Program Studi dan para dosen, yang bersedia menyumbangkan suaranya untuk meramaikan malam puncak dari rangkaian Delavida ini. Di tengah – tengah acara sewaktu jamuan makan malam, juga diadakan pemutaran video ucapan – ucapan yang disampaikan oleh ketua – ketua lembaga dan ketua – ketua himpunan mahasiswa dari Program Studi lain yang masih merupakan bagian dari keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

3Dalam kegiatan malam puncak ini, juga diadakan penganugrahan penghargaan yang tidak hanya diberikan kepada mahasiswa namun juga diberikan kepada dosen – dosen pengajar di PSPDG FK Udayana. “Pada perayaan malam puncak ini, kami ingin menunjukkan apresiasi kami terhadap dosen – dosen yang sudah membimbing kami dalam kegiatan perkuliahan, karenanya kami memberikan awards dengan berbagai kategori untuk diberikan pada dosen – dosen yang terpilih”, ujar Rai selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Delavida. Tidak hanya itu, acara malam puncak Delavida juga dimeriahkan oleh penampilan dari teater ternama di Bali yakni Teater Kini Berseri dan juga dimeriahkan oleh suara merdu dari salah satu jebolan IMB yaitu Adhipa.

Demikianlah pelaksanaan rangkaian kegiatan Delavida. Tentunya kesuksesan rangkaian kegiatan Delavida kali ini, tidak lepas dari usaha dan perjuangan yang dilakukan oleh Panitia Pelaksana Kegiatan dengan dibantu oleh pihak – pihak terkait. Semoga perayaan Delavida di tahun – tahun berikutnya bisa mengalami peningkatan dalam pelaksanaannya yang juga diiringi oleh peningkatan prestasi seluruh mahasiswa PSPDG FK Udayana ke arah yang lebih baik.

6

 

4

5

1

6th IDSS (International Dental Summer School) Muhammadiyah University of Yogyakarta

     Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menyelenggarakan IDSS (International Dental Summer School) pada tanggal 10-26 Agustus 2015. IDSS merupakan salah satu program summer school tahunan yang hingga saat ini masih berada dibawah naungan Himpunan Mahasiswa Kedokteran Gigi (HIMAKAGI) Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

     Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa kedokteran gigi dan fresh graduate dentist dari seluruh dunia. Kegiatan yang telah diakui dan didukung oleh IADS (International Asocciation of Dental Students) ini merupakan Summer School pertama yang ada di Indonesia khususnya dibidang Kedokteran Gigi. Tahun ini IDSS diikuti oleh 17 peserta dari 7 negara, yaitu Malaysia, Aljazair, Mesir, Italy, Slovakia, Romania serta Polandia.

            Arya Nur Ihsan selaku Project Manager IDSS 2015 mengungkapkan bahwa hal yang mendasari kegiatan IDSS ini adalah keinginan untuk memperkenalkan beberapa subjek yang jarang ditemui kepada mahasiswa kedokteran gigi dari seluruh dunia, berbagi pengalaman dan juga bertukar budaya. IDSS pada tahun ini mengusung tema Sealing for Smiling, tema ini dipilih dalam rangka ikut menyemarakkan WOHD yang bertema pencegahan gigi berlubang.

     IDSS sudah dilaksanakan sejak tahun 2010, sehingga tahun ini merupakan pelaksanaan IDSS yang ke-6. Terdapat dua jenis program utama yang dilaksanakan pada saat IDSS, yaitu educational program dan non educational program. Educational program merupakan program akademik yang diikuti oleh seluruh peserta, yaitu lecture atau kuliah umum dari dosen pakar, mengunjungi puskesmas dan posyandu, skills lab, tutorial, asisting, dan juga diskusi serta pemaparan hasil. Sedangkan untuk non educational programnya antara lain camping, rafting, village day, dll. Selain itu terdapat suatu agenda yang bertujuan untuk mengenalkan ragam budaya Nusantara khususnya budaya Yogyakarta dan peserta mengenalkan budaya daerah asal serta bertukar makanan khas daerah masing-masing.

     Kegiatan IDSS 2015 ini berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Tidak hanya mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Gigi UMY yang tergabung dalam kepanitiaan saja yang terlibat dalam acara ini, namun juga dosen dan civitas akademika UMY, pihak RSGM UMY, beberapa dosen pakar yang diundang khusus pada IDSS, pihak puskesmas, SLB, dan pihak lain yang ikut serta melancarkan IDSS.

     “Semoga IDSS terus bisa mengharumkan nama Program Studi pendidikan Dokter Gigi UMY sebagai salah satu Prodi Kedokteran Gigi terbaik, serta  menjadi pionir yang dapat menjadi acuan diadakannya summer school khususnya dibidang Kedokteran Gigi. Semoga IDSS semakin matang perencanaan dan pelaksanaannya, sehingga semakin dikenal di kancah nasional maupun internasional”, ujar Arya ketika ditanya mengenai harapan IDSS untuk kedepannya. (HS)

UMY 1

UMY 2

UMY 3

-Hafida Setiasri-

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta