Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2016: Bersiaplah untuk Kemasan Polos

wntd2016

31 Mei 2016

     Setiap tahun pada tanggal 31 Mei, WHO menekankan resiko kesehatan yang berhubungan dengan konsumsi rokok dan mengajukan kebijakan yang efektif untuk mengurangi konsumsi tembakau.

     Untuk HTTS/WNTD 2016 ini, WHO dan FCTC (Framework Convention on Tobacco Control)  menghimbau negara-negara untuk bersiap untuk kemasan polos (terstandard) untuk produk rokok.

     Kemasan polos merupakan cara mengurangi permintaan yang cukup penting yang mengurangi penampilan produk rokok, membatasi pemanfaatan kemasan rokok seperti bentuk iklan dan promosi rokok, membatasi kemasan label yang menyesatkan, dan meningkatkan keefektifan peringatan kesehatan.

     Kemasan polos dari produk rokok mengacu pada tindakan membatasi atau melarang penggunaan logo, warna, gambar merk atau informasi promosi pada kemasan selain nama merek dan produk dalam warna dan jenis bentuk tulisan yang telah ditentukan.

     Kemasan polos digalakan bersamaan dengan cara lainnya sebagai bagian dari pendekatan multisektoral komprehensif untuk kontrol tembakau. Pembuat kebijakan, publik dan masyarakat luas dapat mengambil tindakan untuk memastikan bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk menganut kemasan polos ini.

Fakta tentang kemasan polos

Kemasan polos dalam perkembangannya di seluruh dunia:

  • Pada Desember 2012, Australia menjadi negara pertama yang sepenuhnya melaksanakan kemasan polos
  • Pada 2015, Irlandia, Inggris, dan Prancis telah menetapkan hukum untuk implementasi kemasan polos yang akan dimulai sejak Mei 2016
  • Sejumlah negara sedang dalam tahap lebih lanjut untuk pertimbangan adopsi kebijakan hukum kemasan polos
wntd20161

Tujuan Kampanye WNTD 2016

Hari Tanpa Tembakau Sedunia / World No Tobacco Day 2016 bertujuan untuk:

  • Menyoroti peran dari kemasan polos sebagai bagian dari pendekatan multisektoral komprehensif untuk kontrol tembakau
  • Memfasilitasi perkembangan kebijakan oleh pemerintah dan globalisasi kemasan polos dengan memberikan informasi yang persuasif
  • Mendorong pemerintah untuk mengetatkan kemasan dan label serta membatasi iklan, promosi, dan sponsorship
  • Mendukung pemerintah dan masyarakat untuk melawan industri rokok

Tembakau / Rokok

Fakta Kunci

  • Tembakau membunuh lebih dari setengah penggunanya
  • Tembakau membunuh sekitar 6 juta orang setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta dari kematian tersebut merupakan akibat langsung dari konsumsi tembakau dan lebih dari 600.000 merupakan perokok pasif yang terpapar asap rokok.
  • Hampir 80% dari 1 miliar perokok hidup di negara dengan pendapatan rendah dan menengah.

Mengakibatkan kematian, penyakit, dan kemiskinan

     Epidemik tembakau merupakan satu dari ancaman terbesar untuk kesehatan dunia yang telah dihadapi, membunuh sekitar 6 juta orang setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta kematian tersebut merupakan akibat langsung dari konsumsi rokok dimana lebih dari 600.000 merupakan perokok pasif yang terpapar asap rokok.

     Hampir 80% dari 1 miliar lebih perokok di seluruh dunia hidup di negara dengan pendapatan rendah hingga menengah, dimana banyak ditemukan kematian dan penyakit yang berhubungan dengan rokok.

   Perokok yang meninggal lebih awal mengurangi pendapatan keluarga mereka dan meningkatkan biaya pemeliharan kesehatan dan menghambat perkembangan ekonomi.

     Di beberapa negara, anak-anak dari keluarga miskin seringkali dipekerjakan di perkebunan tembakau untuk meningkatkan pendapatan keluarganya. Anak-anak ini biasanya rentan terhadap “green tobacco sickness” yang disebabkan oleh nikotin yang terserap melalui kulit karena memegang daun tembakau yang basah.

Asap Rokok membunuhwntd20162

     Asap rokok memenuhi rumah makan, kantor, atau ruang tertutup lainnya ketika seseorang menyalakan rokoknya. Lebih dari 4000 senyawa kimia dalam asap rokok yang setidaknya 250 dari antaranya diketahui berbahaya dan lebih dari 50 diketahui merupakan penyebab kanker.

  • Pada dewasa, asap rokok menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular dan pernapasan, termasuk penyakit jantung koroner dan kanker paru. Pada janin, asap rokok menyebabkan kematian tiba-tiba. Pada ibu mengandung, asap rokok menyebabkan berat bayi lahir rendah.
  • Hampir setengah dari anak-anak di seluruh dunia menghirup udara yang tercemar oleh asap rokok di tempat-tempat umum.
  • Asap rokok menyebabkan lebih dari 600.000 kematian setiap tahunnya

     Setiap orang sebaiknya menghirup udara yang bebas asap rokok. Peraturan bebas asap rokok melindungi kesehatan orang-orang yang tidak merokok dan tidak mengganggu kepentingan mereka dan mendorong perokok untuk berhenti merokok.

     Lebih dari 1,3 juta orang, atau 18% dari populasi dunia dilindungi oleh hukum nasional yang komprehensif mengenai peraturan bebas asap rokok.

Perokok perlu bantuan untuk berhenti

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian orang mengerti akan resiko kesehatan terhadap konsusi rokok. Sebagai contoh, pada penelitian tahun 2009 di Cina menyimpulkan bahwa hanya 38% perokok tahu tentang rokok menyebabkan penyakit jantung coroner dan hanya 27% yang tahu bahwa rokok menyebabkan stroke.

     Perokok yang paham tentang bahaya merokok, kebanyakan ingin untuk berhenti. Konseling dan pengobatan dapat meningkatkan kesempatan perokok untuk berhasil berhenti merokok.

Manfaat gambar peringatan

     Iklan anti tembakau dan gambar peringatan pada kemasan mengurangi jumlah anak-anak yang mulai merokok dan meningkatkan jumlah perokok yang berhenti.

     Gambar peringatan dapat membujuk perokok untuk menjaga kesehatan orang lain yang tidak merokok dengan mengurangi merokok didalam rumah, menghindari merokok didekat anak-anak. Penelitian yang dilakukan setelah implementasi kemasan dengan gambar peringatan di Brazil, Kanada, Singapura, dan Thailand menunjukkan bahwa kemasan bergambar peringatan meningkatkan pemahaman masyarakat secara signifikan terhadap bahaya penggunaan tembakau.

     Hanya 42 negara, yakni 19% dari populasi dunia, yang melaksanakan gambar peringatan, termasuk peringatan dalam bahasa lokal dan menutupi minimal setengah dari kemasan depan dan belakang rokok.

     Media masa juga dapat mengurangi konsumsi rokok dengan mempengaruhi masyarakat untuk melindungi orang lain yang tidak merokok dan meyakinkan anak-anak muda untuk berhenti merokok. Lebih dari separuh populasi dunia hidup di 39 negara yang menyiarkan.

Lwntd20163arangan iklan menurunkan konsumsi

Larangan iklan rokok, promosi dan sponsorship dapat mengurangi konsumsi rokok.

Bans on tobacco advertising, promotion and sponsorship can reduce tobacco consumption.

  • Larangan komprehensif pada semua iklan, promosi dan sponsorship rokok dapat mengurangi konsumsi rokok rata-rata 7%, dan beberapa negara mengalami penurunan konsumsi hingga 16%
  • Hanya 29 negara, mewakili 12% dari populasi di dunia, telah melarang sepenuhnya segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok
  • Sekitar 1 negara memiliki minimal 3 atau tidak ada sama sekali iklan, promosi, dan sponsor rokok

Pajak mengurangi konsumsi rokok

     Pajak tembakau adalah cara yang paling efektif untuk mengurangi konsumsi rokok, terutama pada anak muda dan orang miskin. Peningkatan pajak yang meningkatkan harga rokok 10% menurunkan konsumsi rokok sekitar 4% di negara berpenghasilan tinggi dan sekita 5% di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

     Meskipun demikian, pajak rokok yang tinggi merupakan cara yang jarang dilakukan. Hanya 33 negara, yakni 10% dari populasi dunia, yang menetapkan pajak pada produk rokok mereka sehingga lebih dari 75% dari harga ecerannya adalah pajak. Berdasarkan data yang diperoleh, pendapatan dari pajak rokok rata-rata 269 kali lebih tinggi.

Tanggapan WHO

     WHO berkomitmen untuk melawan epidemic global dari tembakau. FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) mulai bekerja sejak Februari 2005. Sejak saat itu, FCTC menjadi salah satu perjanjian yang disepakati dengan luas dalam sejarah PBB dengan 180 partai mewakili 90% dari populasi dunia.

     FCTC merupakan alat kontrol WHO yang paling penting dan tonggak sejarah dalam promosi kesehatan masyarakat. Pada tahun 2008, WHO memperkenalkan metode yang cukup efektif untuk meningkatkan implementasi dari ketentuan-ketentuan dari FCTC, yaitu MPOWER. Setiap MPOWER merupakan cara yang mewakili suatu ketentuan dari FCTC. Keenam cara MPOWER adalah :

  • Monitor. Awasi penggunaan tembakau dan kebijakannya
  • Protect. Lindungi masyarakat dari konsumsi rokok
  • Offer. Tawarkan untuk membantu berhenti merokok
  • Warn. Peringati bahaya merokok
  • Enforce. Laksanakan larangan iklan, promosi dan sponsor rokok
  • Raise. Tingkatkan pajak rokok

     Untuk proses lebih detail tentang kontrol tembakau di dunia, regional, dan tingkat nasional, kunjungi seri laporan WHO pada epidemik global tembakau.

     Protokol WHO FCTC untuk menghapuskan perdagangan produk rokok membutuhkan cakupan yang cukup luas yang berhubungan dengan rantai suplai tembakau, termasuk perijinian ekspor impor dan industri pabrik rokok, penegakan sistem dan pemberian sanksi pada pihak yang bertanggung jawab. Perdagangan dan penyelundupan tembakau juga merupakan tindak kriminal.

Sumber : www.who.int/world-no-tobacco-day

setidaknya satu iklan anti tembakau dalam 2 tahun terakhir.

 

Leave a Reply

  • (will not be published)


four + 7 =